Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

penukaran uang baru di Bank secara Offline

 Menjelang lebaran masyarakat berbondong-bondong datang ke kantor bank terdekat untuk menukarkan uang, tak lain alasannya karena ingin membagikan tunjangan hari raya atau biasa di sebut THR kepada keponakan dan keluarganya.

Situasi ini dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk dijadikan ladang penghasilan, karena tidak semua orang mau antre untuk menukarkan uang di Bank. Di setiap bulan Ramadhan terlihat pemandangan unik di tiap pinggir jalan. Beberapa orang memegang segepok uang sambil berdiri. Profesi penukaran uang ini hanya muncul menjelang hari raya idul Fitri saja. Mereka mematok keuntungan 10% dalam setiap transaksi penukaran uang.

Namun untuk saat ini pihak Bank memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang, kemudahan ini bisa Anda jadikan pilihan bila tidak ingin mendapat potongan 10% dari profesi tersebut,

 Anda bisa menukarkan uang melalui Bank terdekat, berikut syarat penukaran uang baru di Bank secara Offline :


1. Keaslian uang

Keaslian uang merupakan syarat utama bila hendak menukarkan uang di Bank, selain itu uang yang hendak di tukarkan harus berada dalam kondisi layak pakai. Maksud layak pakai disini adalah, tidak adanya coretan atau sobekan yang menutupi nomor seri atau nominal uang. 


2. Membawa kartu identitas

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, penukaran uang harus membawa KTP atau kartu identitas lain. Hal ini di haruskan agar terhindar dari berbagai macam kerugian baik dari sisi customer atau bank itu sendiri. 


3. Memiliki rekening Bank

Hal ini dipastikan bahwa Anda adalah salah satu nasabah dari Bank tersebut, karena kita akan menukar uang di bank, maka kita harus menjadi nasabah yang aktif dalam bank tersebut. Hal ini menjadi syarat yang di minta oleh pihak bank. 


4. Mengikuti instruksi yang diberikan oleh Bank

Intruksi dalam Penukaran uang baru harus di ikuti oleh nasabah secara keseluruhan, mulai dari membawa identitas, uang yang normal dan kelayakan kondisi uang yang akan di tukarkan. 


5. Bank menetapkan ketentuan untuk Limit

Setiap bank memberikan limit sebesar Rp.3,7juta untuk penukaran uang, hal ini bertujuan agar distribusi uang baru di masyarakat bisa merata dan tidak terlalu banyak pengeluaran. 


6. Menerapkan protokol kesehatan

Adapun kemudahan lainnya yaitu penukaran uang secara online, cara ini cukup mudah dan praktis. Tidak perlu antre berlama-lama untuk menukarkan uang baru di Bank. Hal pertama yang Anda lakukan adalah mendaftar melalui situs resmi Bank, hal ini dilakukan agar Anda bisa mendapatkan jadwal penukaran uang di Bank tanpa harus Antre. Dengan kemudahan ini bank juga memberikan batasan kuota perhari untuk penukaran uang baru, jadi hal ini juga meminimalisir terjadinya kerumunan di Bank. 


Nah, cukup mudah bukan? Semoga ulasan kali ini dapat bermanfaat bagi kamu ya

FreeBlog
FreeBlog FRB Blog adalah sebuah blog personal yang berisi seputar informasi terupdate.